
18 zona bukanlah kotak-kotak di lapangan, tapi salah satu cara membaca sepak bola.
Dalam permainan modern, ruang adalah mata uang.
Dan pemain yang tidak paham ruang
akan selalu miskin pilihan, semewah apa pun skill individunya.
Fungsi pertama 18 zona adalah mencegah “kemacetan” saat build-up.
Ketika dua atau tiga pemain menumpuk di zona yang sama, jalur umpan mati, sudut hilang, spacing rusak. Permainan pun macet.
Fungsi kedua adalah membangun bentuk: triangle, diamond, third-man run, progresi vertikal.
Semua itu hanya mungkin tercipta jika pemain mengisi zona berbeda.
Satu turun, satu naik. Satu masuk half-space, satu jaga lebar. Baru struktur hidup dan tim punya opsi-opsi.
Ya, bagaimana mau bikin triangle, kalau tiga pemain segaris? Yang ada bukan triangle, tapi triplek.
Fungsi ketiga adalah pemetaan ruang.
18 zona menggeser pola pikir dari “Bolanya di mana?” menjadi “Ruang mana yang bisa saya buka, isi, atau eksploitasi?”
Itulah bedanya pemain yang baru belajar dengan pemain yang punya kedewasaan taktis. Mereka tidak hanya mengejar bola, tapi membaca peta.
Tiga ilustrasi sederhana:
(1) Mau bikin tim kamu panik?
Coba sering-sering back-pass dari Zona 3 ke Zona 2 saat striker lawan nge-press dan shape timmu belum terbentuk, niscaya risiko blunder menunggu di sana.
(2) Hobi dribbling maut?
Silakan dribblang-dribbling di Zona 5, niscaya rekan setimmu akan meneriakimu.
Sebab kerebut bola di sana bisa berujung maut: lawan bisa long-shot atau through-pass berbahaya.
(3) Tapi kalau kamu memang jago dribbling, lakukanlah di Zona 16 atau 18.
Di sana dribbling bukan risiko, tetapi senjata untuk membuka pertahanan lawan.
Ya, memahami 18 zona tidak serta-merta membuat seseorang jadi jago bola, tapi setidaknya mengurangi peluang dia menjadi beban bagi timnya.
Pada akhirnya, 18 zona adalah bahasa ruang.
Dalam bahasa ini hanya ada satu hukum: ruang tidak boleh disia-siakan.
Dan siapa yang pandai membaca ruang, dari Inzaghi sampai Müller, meski bukan yang paling teknikal, akan selalu menjadi pemain yang berfaedah bagi timnya.
PS. Tag temanmu yang suka ngelakuin poin 1, 2, atau 3. 🤓







