
Ada beberapa pemain yang begitu pertama kali kami lihat videonya, hati langsung berkata: this kid can make it.
Mat Baker adalah salah satunya.
Sejak awal, ia bermain dengan kedewasaan yang jarang dimiliki anak seusianya.
Versatile sebagai bek tengah maupun bek kiri, ia tidak hanya bertahan, ia mampu membaca permainan dan membangun serangan.
Di usianya yang masih 16 tahun, ia telah mengantongi kontrak profesional dan melakukan debut bersama tim senior Melbourne City.
Singkatnya: bakatnya tidak berteriak, tapi berbicara tenang dengan kualitas di lapangan.
Terima kasih, Mat, atas jerseynya. Sebuah kehormatan.
Tetap rendah hati. Tetap bekerja keras dalam senyap. Karirmu masih panjang.
Pada akhirnya, yang penting bukan siapa yang paling cepat muncul ke permukaan, tapi siapa yang paling lama bertahan di puncak.
All the best, Mat Baker. Respect the process. Trust the grind.







