
Kutipan di atas lahir dari rahim pikiran Plato dan William Shakespeare.
Di masa modern, ia dikenal sebagai The Diversionary Theory of War.
Gagasannya sederhana:
Saat tekanan domestik menguat, konflik eksternal dapat menjadi alat pengalihan.
Dan kini:
ekonomi memburuk.
isu migrasi memanas.
skandal file Epstein menyeret nama-nama besar.
Sejarah menunjukkan, ketika tekanan internal membesar, keputusan eksternal kerap menjadi dramatis.
Tahun 1998, di tengah skandal Monica Lewinsky, Amerika Serikat mengebom Sudan dan Afghanistan.
Setiap kali konflik baru diumumkan, pertanyaan lama kembali muncul:
Apakah ini murni soal keamanan nasional?
Atau juga kebutuhan konsolidasi internal?
Atau pengaruh lobi-lobi yang begitu kuat?
Tidak semua perang adalah strategi diversi.
Tapi rakyat yang bijak tidak hanya melihat siapa musuh di luar.
Ia juga membaca apa yang sedang terjadi di dalam.





